Resume Materi 2 (PKKMB FAKULTAS)

 

From Organization to Leadership: Personal Branding for the Next Generation

Bu Atik Qurrota A'yunin Al Isyrofi,S.KIM.,M.Kes

Dosen menyampaikan bahwa dari dulu hingga sekarang, pola mahasiswa yang sukses selalu sama, yaitu mereka yang aktif dan sibuk selama masa kuliah. Kesibukan itu bukan berarti sekadar padat jadwal kuliah, tetapi diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat dan positif. Mahasiswa yang hanya menjadi kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang) biasanya sulit bersaing dengan mereka yang mengisi waktunya dengan hal-hal produktif. Melalui kesibukan, mahasiswa terbiasa menghadapi perjuangan, jatuh bangun, mengatur waktu, hingga akhirnya merasakan bahwa hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Dengan begitu, mahasiswa juga tidak mudah terjebak dalam hal-hal yang kurang penting karena pikirannya sudah terfokus pada hal-hal yang bermanfaat.

Salah satu kegiatan positif yang sangat penting adalah organisasi. Organisasi dipahami sebagai wadah yang memiliki tujuan bersama, pembagian tugas yang jelas, dan kerja sama antaranggota. Ketiga unsur ini membuat organisasi bisa berjalan efektif dan mencapai tujuannya. Contoh sederhana bisa dilihat dalam kelompok tugas kuliah, di mana ada pembagian peran, ada tujuan yang jelas, dan ada kerja sama untuk menyelesaikannya. Tanpa hal itu, tugas tidak akan selesai dengan baik. Maka, organisasi bukan hanya soal ikut UKM, HIMA, atau BEM, tetapi juga bisa ditemui dalam aktivitas sehari-hari mahasiswa.

Melalui organisasi, mahasiswa mendapatkan banyak manfaat, mulai dari membangun relasi, melatih kepemimpinan, belajar membagi waktu, hingga mengasah kemampuan bekerja sama. Pengalaman ini membuat mereka lebih siap menghadapi dunia nyata setelah lulus. Bahkan dalam Al-Qur’an digambarkan bahwa Allah menyukai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dengan teratur, seperti bangunan yang tersusun kokoh. Artinya, kebaikan yang terorganisir akan lebih kuat daripada keburukan yang terorganisir. Hal ini menegaskan bahwa organisasi bukan hanya sekadar kegiatan tambahan, melainkan sarana penting untuk memperkuat karakter dan kesiapan mahasiswa.

Selain itu, tantangan zaman yang dihadapi mahasiswa sekarang juga semakin kompleks. Ada persoalan stunting, pelecehan seksual, kesehatan lingkungan, kesejahteraan sosial, hingga korupsi yang menjadi masalah besar di masyarakat. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton atau bahkan bagian dari masalah, tetapi hadir sebagai bagian dari solusi. Untuk itu, keterlibatan dalam organisasi dan kegiatan positif lain menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata. Dengan aktif berorganisasi, mahasiswa dapat menyeimbangkan akademik dan non-akademik, memperluas wawasan, serta membentuk mental yang tangguh. Inilah yang menjadikan empat tahun masa kuliah bukan sekadar waktu untuk belajar di kelas, tetapi juga masa pembentukan diri agar siap menghadapi tantangan setelah lulus. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Materi PKKMB Hari 1

Resume Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Melalui Edukasi PHBS dan Pemeriksaan Bakteri pada Tangan dan Air Sumur